Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat Banten


Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat Banten

Pemerintah Provinsi Banten mempunyai cita-cita untuk terus menekan angka kemiskinan di Provinsi Banten hingga 1% di tahun 2020 dari 5% pada tahun 2018 ini, demikian Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi saat kegiatan penyaluran bantuan sosial wilayah Lebak di Gedung Koperasi Tekad Waras, Rangkas Bitung (15/11). “ke depan diharapkan Pemprov Banten tidak lagi hanya fokus pada upaya pengentasan kemiskinan namun berharap dapat segera melakukan pembangunan untuk pertumbuhan ekonomi masyarakatnya”, ungkap Wagub yang akrab disapa Aa ini.

Andika mengklaim bahwa angka kemiskinan di Banten turun yang pada tahun 2003 sebesar 9,25% namun pada tahun 2018 ini menjadi 5,20% “Ini  adalah bukti keseriusan dan kerja keras Pemprov Banten dengan menggandeng Pemerintah Pusat serta Pemerintah Kabupaten/Kota dan konsen memaksimalkan program-program pemberdayaan masyarakat dalam bidang sosial”, papar Andika.

Diungkapkan pula bahwa walaupun Pemprov Banten saat ini fokus pembangunan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur namun tetap berkomitmen dalam upaya pemberdayaan masyarakat tidak mampu, melalui program-program yang telah diluncurkan dari tahun 2017 hingga saat ini. “Sekitar 53 Milyar rupiah telah dianggarkan pada tahun 2018 antara lain untuk membiayai program dalam rangka meminimalisir angka kemiskinan dan salah satunya seperti yang kita lakukan saat ini yaitu memberikan bantuan sosial untuk pemberdayaan masyarakat”,papar Aa. “Program semacam ini ini penting karena bisa langsung dirasakan oleh masyarakat’, lanjutnya.

Hadir saat penyaluran tersebut para penerima bantuan terdiri dari  lanjut usia, anak dan penyandang disabilitas berjumlah 550 orang dan di akhir acara Andika berpesan agar bantuan sosial ini dipergunakan sebaik-baiknya dan dipakai untuk hal-hal yang bermanfaat (gf/ik).

 


Jadwal Sholat


Prakiraan Cuaca


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan