Bangun Kepercayaan Masyarakat melalui Publikasi Informasi Pembangunan di Banten


Bangun Kepercayaan Masyarakat melalui Publikasi Informasi Pembangunan di Banten

 

Selama ini pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten seolah tidak terdengar dan seringkali persepsi masyarakat keliru. “Disparitas pembangunan di wilayah Banten Utara dan Selatan menyebabkan Banten terkesan sebagai wilayah tertinggal karena Banten Selatan memiliki wilayah yang lebih besar dibanding Banten Utara, selain juga diakibatkan kurang optimalnya Pemprov Banten menyebarluaskan pembangunan yang tengah dilakukan tentunya melalui berbagai media massa baik yang dikelola secara internal maupun eksternal”,  papar Kepala Bappeda Provinsi Banten Muhtarom dalam sambutannya pada Focus Group Discussion (FGD) tentang persepsi masyarakat atas informasi pembangunan Provinsi Banten yang digelar di Aula Bappeda Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  Rabu (31/10).

 

“Gubernur dan Wakil Gubernur Banten ingin seluruh aspek pelayanan dasar di Banten dapat dituntaskan di tahun 2019 dan seluruh target pembangunan yang telah tertera pada RPJMD 2017-2022 dapat selesai dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat”, tutur Muhtarom “ Dari sisi infrastruktur, gubernur dan wagub ingin kondisi jalan dalam kondisi mantap pada tahun 2019, di bidang pendidikan saat ini telah berjalan dan terus disusun  skema pendidikan gratis di seluruh wilayah di Banten demikian pula dengan kesehatan gratis  ingin segera dapat diwujudkan walaupun ada kendala UU terkait BPJS, untuk itu Pemprov Banten akan intervensi melalui BPJS sehingga masyarakat yang belum tercover BPJS oleh kabupaten kota, akan ditanggulangi oleh Pemprov Banten”, ungkap Muhtarom. “hal-hal seperti ini harus dapat diinformasikan seluas-luasnya kepada masyarakat sehingga tumbuh kepercayaan terhadap pemerintah khususnya Pemprov Banten bahwa selama ini pemerintah hadir”, lanjutnya.

 

FGD di Kota Tangsel yang diprakarsai oleh Bappeda Banten ini masih merupakan rangkaian kegiatan survey kepuasan masyarakat atas informasi hasil pembangunan di Banten yang digelar juga di kabupaten dan kota lain yang dilaksanakan sejak Bulan Agustus hingga direncanakan berakhir di Bulan Nopember ditandai  dengan ekspose laporan hasil keseluruhan survey dengan mengundang seluruh pemangku kepentingan yang rencananya akan digelar di Kota Serang. Kegiatan ini  bertujuan antara lain untuk mengetahui efektivitas informasi hasil pembangunan yang disajikan oleh Pemprov Banten baik melalui media massa cetak, elektronik maupun online untuk selanjutnya akan disusun upaya perbaikan penyampaian informasi hasil pembangunan di masa yang akan datang.

 

“Undangan dalam kegiatan ini adalah juga responden yang diharuskan mengisi kuisioner yang telah disusun oleh tim peneliti dengan pertanyaan seputar pemahaman (kognisi), perasaan (afeksi) dan kecenderungan bertindak (konasi) atas berbagai upaya penyebarluasan informasi yang selama ini dilakukan Pemprov Banten dalam hal ini Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP)” terang Sugeng Setyadi ketua tim peneliti dari UNTIRTA Banten. “Responden terdiri dari berbagai unsur yang dianggap mewakili masyarakat Kota Tangerang Selatan”, tambahnya  

Diharapkan hasil dari survey ini dapat menjadi acuan Bappeda Banten dalam memformulasikan perencanaan dan pengganggaran di DKISP khususnya pada kegiatan penyebarluasan informasi pembangunan. (ik)


Jadwal Sholat


Prakiraan Cuaca


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan