• Tuesday, 21 November 2017
  • Pengumuman

    KPU BANTEN TATA ULANG DAPIL PEMILU LEGISLATIF


    SERANG – KPU Banten sedang melakukan penataan dan penyusunan ulang daerah pemilihan (dapil) untuk Pemilu Legislatif 2019. Dari penataan tersebut, dapil legislatif di Kota Cilegon bertambah lima kursi.

    Komisioner KPU Banten Syaeful Bahri mengatakan, kursi legislatif Kota Cilegon yang semula hanya 35 kursi menjadi 40 kursi. “Jadi, ada penambahan lima kursi untuk kursi di DPRD Cilegon,” katanya di sela-sela rapat koordinasi pembahasan DIM, penataan dan penyusunan dapil anggota DPRD kabupaten atau kota dengan KPU kabupaten kota di aula KPU Banten, Jumat (22/9).

    Penambahan kursi tersebut lantaran jumlah penduduk Kota Cilegon mengalami kenaikan. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, jika penduduk sudah mencapai 500 ribu lebih maka kuota kursi di parlemen berjumlah 40 kursi. “Penduduk Cilegon sudah mencapai lebih dari 500 ribu dan ini akan berbeda dengan Pemilu 2014 lalu,” ujarnya.

    Dari delapan kabupaten kota di Banten, lanjut Syaeful, hanya Kota Cilegon yang mengalami penambahan. Sisanya masih sama dengan jumlah kursi pada pileg tahun sebelumnya. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan mengalami perubahan formasi.

    Kata Syaeful, dari tujuh kota dan kabupaten selain Kota Cilegon, ada kemungkinan dapilnya sama atau bahkan berubah karena ada beberapa faktor. “Ada kemungkinan dapilnya sama atau berubah karena gabungan kecamatan, Jadi, dapil bisa jadi berbeda,” ujarnya.

    Apalagi, ada irisan desa atau kelurahan yang bisa menjadi beda dapil. Itu tergantung dari proporsi jumlah pemilihnya. Bahkan, satu kelurahan juga bisa menjadi dapil jika prinsip proporsionalnya terpenuhi.

    “Jadi, menurut UU Nomor 7 Tahun 2017, dapil itu terdiri dari gabungan kecamatan atau irisan desa kelurahan, yang penting kursinya tidak melebihi 12 kursi per dapil di tiap kabupaten kota dan tidak kurang dari tiga dapil,” katanya.

    Menurutnya, hasil dari proses penataan tersebut akan disampaikan ke KPU RI. Selanjutnya KPU RI yang akan menetapkannya. “Jadi, apa yang disampaikan di sini menjadi bahan pertimbangan dari KPU RI,” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPU Kota Serang Fierly Mudliyat Mabruri mengatakan, dapil Pileg 2019 di Kota Serang tidak mengalami perubahan. Namun, ada kemungkinan terjadi perubahan formasi dapilnya.

    “Misalnya Kecamatan Serang yang kemungkinan menjadi tiga dapil dari sebelumnya pada Pileg 2014 hanya dua dapil. Pertimbangannya dengan masing-masing enam kelurahan sudah tidak proporsional lagi,” katanya.

    Selain di dapil Kecamatan Serang, dapil Walantaka dan Curug yang semula gabung, kemungkinan juga akan dipisah sendiri-sendiri. “Semuanya ada sembilan kursi yang awalnya Walantaka enam dan Curug tiga. Jika ada perubahan kemungkinan formasinya menjadi Curug empat, Walantaka lima kursi,” katanya. (Supriyono/RBG)

    Sumber : https://www.bantenprov.go.id/


    Jadwal Sholat


    Prakiraan Cuaca


    Twitter


    Facebook


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan